Tapis Inuh

Provinsi Lampung

Tenun Ikat dan Sulam

Rp. 3.000.000,-

Bahan Baku            : Benang katon dan benang emas
Ukuran Kain            : Sarung lingkar 160 panjang 110 cm
Teknik Pewarnaan  : Pewarna sintetis

Motif Tapis Inuh memiliki dua bagian motif, yaitu motif yang berada di tenun ikat dan motif sulam tapis.Motif Tenun Ikat merupakan stilasi dari pohon hayat, manusia dan perahu yang memiliki filosofi tentang kehidupan. Secara umum motif di Lampung didominasi oleh akulturasi budaya Buddha dan Islam, misalnya motif pohon hayat atau juga dikenal sebagai “Pohon Kehidupan”, yang menandakan pohon Surga, kekuatan abadi, maskulinitas, dan simbol kehidupan. Motif ini biasanya dipakai sebagai sarung untuk wanita atau melambangkan harapan dan kehidupan.Motif Sulam tapis merupakanmotif cumi-cumi purba dan hewan laut lainnya bermakna kesuburan dan kemakmuran karena nenek moyang orang Lampung berasal dari Saibatin yang ada dipesisir Pantai Krui. Motif hewan laut digunakan sebagai bentuk rasa syukur mereka kepada sang pencipta yang telah memberikan hewan laut sebagai makanan mereka sehari-hari, pada upacara adat dan sumber kemakmuran kehidupan mereka.