Pusat Wastra Nusantara (PWN) merupakan hasil kolaborasi dengan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (Smesco Indonesia) yang merupakan lembaga resmi di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, mendirikan Pusat Wastra Nusantara di lantai dasar SME Tower Main Building. Kolaborasi ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia No. 22/3/NK/GBI/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Kerjasama dalam rangka Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Baca Selengkapnya…

Teten Masduki

MENTERI KOPERASI DAN UMKM

Wastra Indonesia, filosofi mendalam dari budaya nusantara.
Wastra nusantara melahirkan pranata sosial dalam kelompok masyarakat yang menandakan pemakai wastra memiliki sikap adi luhung.
Smesco dan Bank Indonesia menghadirkan Pusat Wastra Nusantara, sebagai apresiasi terhadap keluhuran budaya bangsa yang diturunkan secara estafet, sebagai bentuk nyata melestarikan ke Bhineka-an Indonesia dan menjaga kekayaan budaya.

Doni P. Joewono

DEPUTI GEBURNUR BANK INDONESIA

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena dengan izinNya kami dapat mempersembahkan Pusat Wastra Nusantara bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Smesco Indonesia. Pusat Wastra Nusantara merupakan bentuk apresiasi Bank Indonesia kepada pelaku UMKM wastra yang telah menghasilkan karya kreatif dengan kualitas unggul sekaligus upaya kami untuk dapat meningkatkan akses pasar dan sarana promosi bagi produk UMKM wastra.

Cara Merawat Kain

Kain tradisional bernilai tinggi tidak hanya dari segi kualitas dan materi, namun juga sarat akan makna dan identitas bangsa. Oleh karena itu, penting untuk merawat kain tradisional agar kualitasnya tetap terjaga prima dan dapat digunakan dalam rentang waktu yang lebih panjang. 

Lantas bagaimana cara merawat kain tradisional? Apakah dapat menggunakan cara perawatan yang umumnya diterapkan pada pakaian biasa? 

Merawat kain tradisional tidak sulit, hanya diperlukan ketelitian dan kesabaran untuk memisahkan kain tradisional dari pakaian Anda yang lainnya. Simak 8 cara merawat kain tradisional di bawah ini.

  1. Hindari penggunaan mesin cuci pada kain tradisional.
    Meski praktis, mesin cuci dapat merusak tekstur kain tradisional sehingga ada baiknya Anda mencuci kain Anda secara manual. Anda juga dapat membawa kain ke pusat laundry dan memilih metode dry clean sebagai pilihan alternatif jika tidak ingin mencuci dengan tangan. 

  2. Hindari penggunaan sabun cuci atau deterjen pada kain tradisional.
    Sabun cuci dapat membuat warna pada kain tradisional pudar. Jika tetap ingin menggunakan bahan pembersih menyerupai sabun, gunakan buah lerak sebagai bahan pembersih natural. Lerak bersifat antimikroba sehingga aman untuk pembersihan tanpa memudarkan warna kain.

  3. Pastikan kain tradisional kering sebelum disimpan. Hindari menyimpan kain yang masih basah atau setengah kering dan pastikan tempat penyimpanan kain tidak lembap. Tempat yang lembap memungkinkan tumbuhnya jamur yang dapat memperpendek umur kain.

  4. Setrika kain dengan lapisan kertas atau kain.
    Kain tradisional memiliki bahan yang cukup unik. Anda bahkan tidak perlu menyetrika jenis kain tertentu agar teksturnya tidak rusak. Namun, jika kain sedikit kusut, Anda dapat melapisi bagian yang akan disetrika dengan kertas atau kain tambahan. Lapisan ini menghindari kain dari sentuhan langsung dengan logam panas yang dapat merusak kain. Selain itu Anda juga dapat menggunakan setrika uap.

  5. Simpan kain tradisional cara digantung atau digulung.
    Hindari melipat kain tradisional atau menumpuknya dengan pakaian-pakaian lain. Lipatan pada kain dapat menyebabkan benang rentan lepas atau putus. Cara penyimpanan yang ideal adalah dengan menggulungnya dengan pipa kardus atau kertas agar tidak dihinggapi debu atau serangga yang dapat merusak kain.

  6. Bungkus kain tradisional dengan kertas minyak
    Kertas minyak memberikan ruang udara sehingga tekstur kain dapat terjaga. Hindari membungkus kain tradisional dengan plastik karena akan membuat kain lembap, rentan jamur, dan berbau tidak sedap. 

  7. Angin-anginkan kain tradisional.
    Keluarkan kain dari lemari pakaian setidaknya sekali dalam sebulan dan angin-anginkan untuk menghindari jamur dan bau apek. Hindari menjemur di bawah terik matahari langsung yang dapat memudarkan warna kain.

  8. Letakkan cengkih atau merica dekat kain tradisional.
    Umumnya, meletakkan kapur barus dalam lemari pakaian disarankan agar terhindar dari ancaman jamur, kutu, dan bau apek. Namun khusus untuk kain tradisional, penggunaan cengkih dan merica lebih disarankan. Masukkan beberapa biji merica atau cengkih ke dalam plastik yang telah dilubangi sebelumnya kemudian simpan dalam lemari dekat dengan gulungan kain tradisional. 

Teten Masduki
Menteri Koperasi dan UMKM

Wastra Indonesia, filosofi mendalam dari budaya nusantara.

Wastra nusantara melahirkan pranata sosial dalam kelompok masyarakat yang menandakan pemakai wastra memiliki sikap adi luhung.

Smesco dan Bank Indonesia menghadirkan Pusat Wastra Nusantara, sebagai apresiasi terhadap keluhuran budaya bangsa yang diturunkan secara estafet, sebagai bentuk nyata melestarikan ke Bhineka-an Indonesia dan menjaga kekayaan budaya.

Dengan dukungnan Bank Indonesia diharapkan Pusat Wastra Nusantara akan menjadi episentrum kebangkitan ekonomi bagi pelaku UMKM kain tradisional,  dengan terintegrasinya pola penjualan cash and carry berubah ke dalam ekosistem digital nasional yang cashless, serta jangkauan target konsumen akan lebih global dengan diterapkannya sistem transaksi QRis  atau Quick Response Code Indonesian Standard, yakni sebuah platform yang merupakan penyatuan berbagai macam QR Code, sehingga proses transaksi dapat lebih mudah, cepat dan pastinya terjaga keamanannya. Sedangkan dari sisi akses pasar, UMKM akan langsung menerima manfaat dari transaksi ini. Kedepan kerjasama yang baik ini tentunya akan menghasilkan konstruksi percepatan peningkatan ekonomi nasional yang merata dengan terintegrasinya UMKM kedalam sistem ekonomi digital nasional.

Jakarta, Juli 2021

Doni P. Joewono
Deputi Gubernur Bank Indonesia

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena dengan izinNya kami dapat mempersembahkan Pusat Wastra Nusantara bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Smesco Indonesia. Pusat Wastra Nusantara merupakan bentuk apresiasi Bank Indonesia kepada pelaku UMKM wastra yang telah menghasilkan karya kreatif dengan kualitas unggul sekaligus upaya kami untuk dapat meningkatkan akses pasar dan sarana promosi bagi produk UMKM wastra.

Pusat Wastra Nusantara berisi etalase karya wastra unggulan dan memiliki kualitas premium karya UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia. Pusat Wastra Nusantara memberikan bukti akan hasil pembinaan yang telah dilakukan dan sinergi antar instansi, sekaligus mengedepankan keunggulan karya kreatif anak bangsa dari berbagai penjuru Nusantara. Produk-produk yang ditampilkan dalam Pusat Wastra Nusantara kami pilih dengan seksama untuk menceritakan keragaman budaya dengan kualitas bernilai tinggi. Sekaligus untuk menunjukkan kreativitas pelaku UMKM Indonesia dalam mengolah produk bernilai premium yang dapat memberikan inspirasi sekaligus edukasi kepada masyarakat luas.

Mewakili Bank Indonesia, apresiasi dan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang turut memberikan kontribusi dalam mewujudkan Pusat Wastra Nusantara ini. Semoga Pusat Wastra Nusantara dapat memberi manfaat kepada para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, serta para pemangku kepentingan lainnya dengan senantiasa bersinergi dalam mendorong pemberdayaan UMKM agar dapat terus berkarya, meningkatkan aktivitas usaha ditengah berbagai tantangan, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Akhir kata, kami harapkan Pusat Wastra Nusantara mampu menjadi tolak ukur citra produk wastra nusantara premium, memberikan warna dalam mendukung kemajuan UMKM dan pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia, serta mewujudkan kontribusi nyata Bank Indonesia dalam perekonomian Nasional.

Jakarta, Juli 2021

PUSAT WASTRA NUSANTARA


Pusat Wastra Nusantara (PWN) merupakan hasil kolaborasi dengan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (Smesco Indonesia) yang merupakan lembaga resmi di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, mendirikan Pusat Wastra Nusantara di lantai dasar SME Tower Main Building. Kolaborasi ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia No. 22/3/NK/GBI/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Kerjasama dalam rangka Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Pusat Wastra Nusantara diperuntukkan sebagai sarana promosi dan pemasaran produk UMKM khususnya Wastra yang memiliki potensi tinggi dengan target pasar yang cukup luas. Pusat Wastra Nusantara berisi 46 Wastra atau kain premium yang berasal dari 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia. PWN sendiri memiliki fungsi antara lain sebagai:

  1. Pusat dari berbagai jenis kain tradisional dari seluruh Indonesia yang memiliki identitas warisan budaya yang bernilai tinggi.
  2. Berbagi informasi mengenai perkembangan dan pengembangan wastra Nusantara oleh berbagai pihak Pemerintah maupun swasta.
  3. Mempromosikan dan memasarkan keunikan dan keindahan wastra Nusantara kepada target masyarakat lebih luas, nasional dan internasional.

Pengembangan PWN bertujuan sebagai hall of inspiration produk wastra nusantara karya UMKM berkualitas premium dan memiliki nilai kebudayaan yang luhur. PWN diharapkan menjadi benchmark bagi pecinta wastra, sarana edukasi bagi masyarakat umum, serta sebagai media untuk memperluas kanal pemasaran produk UMKM. Keberadaan Pusat Wastra Nusantara diharapkan dapat memperkuat citra UMKM binaan Bank Indonesia yang telah diakui berbagai pihak dalam menghasilkan produk-produk wastra unggulan. Kemudian, sebagai bentuk upaya mendorong cashless society, dan memperluas jangkauan, pengunjung dapat melihat rangkaian produk UMKM dan melakukan transaksi dapat secara virtual melalui platform www.pusatwastranusantara.co.id. Bank Indonesia melalui PWN mendukung Sistem Pembayaran yang mudah dan murah bagi UMKM dan masyarakat melalui QRIS sebagai standar sistem pembayaran QR Code di Indonesia.

Akhir kata, semoga Pusat Wastra Nusantara dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia. Bersama, mari kita jadikan UMKM sebagai lokomotif baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.